Perkuat Pusdalops PB, BPBD dengan Dukungan Mitra Siap Siaga Menyusun Rencana Kerja Pusdalops

Facebook
X
WhatsApp

Dalam rangka memperkuat peran Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dalam penanggulangan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar rapat persiapan penyusunan rencana kerja Pusdalops, bertempat di Hotel Swiss-Belcourt, Kupang, pada Jumat (18/7) pukul 09.00 Wita.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan dari Program SIAP SIAGA, sebagai bagian dari kemitraan antara Pemerintah Australia dan Indonesia dalam penguatan manajemen risiko bencana. Dukungan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan adaptif.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Semuel Halundaka, S.IP., M.Si., dalam paparannya menekankan bahwa setiap personel BPBD harus menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, militansi, serta integritas yang kuat dalam menjalankan misi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, sebagaimana diungkapkan dalam semboyan “Salus Populi Suprema Lex Esto”.

“Setiap langkah kita di lapangan harus berpihak kepada masyarakat. Kita tidak hanya dituntut tanggap saat bencana terjadi, tetapi juga harus mampu membangun sistem pencegahan yang kuat melalui peningkatan kapasitas dan mitigasi berbasis pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pelibatan unsur pentahelix yakni pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media dalam seluruh proses pengkajian risiko hingga pelaksanaan program penanggulangan bencana. Rencana kerja BPBD ke depan, katanya, harus mampu menjawab tantangan zaman, tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga mengedepankan upaya preventif dan kesiapsiagaan.

Di akhir paparannya, Kalaksa menyampaikan bahwa penguatan sistem peringatan dini, komunikasi, serta pengelolaan data dan informasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan juga menjadi perhatian utama. “Semua sistem ini harus dipastikan berfungsi secara optimal,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap fungsi dan peran Pusdalops BPBD Provinsi NTT ke depan, termasuk kebutuhan peningkatan sumber daya manusia dan penambahan personel. Upaya ini diharapkan dapat mendorong Pusdalops menjadi unit yang semakin profesional, adaptif terhadap dinamika kebencanaan, serta mampu menjadi pusat kendali operasi yang andal.

Scroll to Top