Kupang (15 Juli 2026) – Dalam upaya memperkuat fondasi penanggulangan bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT bersama Program SIAP SIAGA menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Fasilitator Indeks Ketahanan Daerah (IKD). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pengukuran dan pemahaman IKD yang lebih akurat di seluruh kabupaten/kota se-NTT. Lebih dari sekadar angka, kegiatan penguatan fasilitator IKD ini memiliki dampak nyata bagi kehidupan masyarakat NTT. Dengan pemahaman ketahanan daerah yang lebih baik, masyarakat tidak hanya menjadi objek perlindungan tetapi juga subjek dalam membangun ketahanan diri. Masyarakat akan lebih paham risiko di lingkungannya, lebih siap menghadapi ancaman bencana, dan pada akhirnya mampu hidup berdampingan secara lebih aman dengan potensi bencana yang ada.
Indeks Ketahanan Daerah (IKD) merupakan alat untuk mengukur kapasitas pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana, dan menjadi elemen penting dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) pemerintah daerah.
Membuka kegiatan dimaksud, Koordinator Program SIAP SIAGA Wilayah NTT, Ibu Silvia Fanggidae, menyampaikan untuk pertama kalinya, program yang telah lama bermitra dengan BPBD ini secara khusus mengalokasikan anggaran guna memastikan pengukuran IKD berjalan optimal, sebagai langkah awal mewujudkan NTT yang lebih tangguh .
“karena IKD menjadi salah satu elemen penting dalam Indikator Kinerja Utama pemerintah daerah, diharapkan dengan pendekatan ini benar-benar membantu 22 kabupaten/kota dalam pengisian IKD nanti dan dapat mempengaruhi Indeks Risiko Bencana di Provinsi NTT”

Sekretaris BPBD NTT, Yohanes Takadosi, dalam sambutannya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan penguatan kapasitas fasilitator IKD ini secara serius dan memahami setiap materi yang disampaikan, mengingat peran strategis mereka dalam mendukung ketahanan daerah,
“Ketahanan Daerah tidak terjadi secara kebetulan, ia dirancang melalui perencanaan
Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pemerintah daerah serta memperkokoh fondasi ketahanan Provinsi NTT secara berkelanjutan.




